BAB 10 (FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN)

FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN
Devia Wulan Inggar Pamrena
212010200221
Dosen Pengampu : Tofan Nugroho, S.E., M.M.
Prodi Manajemen
Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

 Memaksimalkan Pertumbuhan Modal Investasi yang bijak adalah kunci untuk mengembangkan uang, terutama jika ingin mengumpulkan modal untuk memulai (atau mengembangkan) bisnis sendiri atau hanya sebagai bantalan untuk masa depan keuangan yang baik. Dalam mencari peluang investasi, ada beberapa konsep yang bisa digunakan untuk mengevaluasi investasi alternatif dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk.
 -Nilai Waktu dari Uang dan Pertumbuhan Majemuk Nilai waktu dari uang merupakan bagian penting dalam bisnis keuangan, karena uang yang diinvestasikan dapat tumbuh dari waktu ke waktu dengan bunga atau return lainnya. Nilai waktu, pada gilirannya, berasal dari prinsip pertumbuhan majemuk, yaitu pertumbuhan kumulatif dari bunga yang dibayarkan kepada investor selama periode waktu tertentu. Dengan setiap periode waktu tambahan, investasi tumbuh seiring dengan akumulasi pembayaran bunga dan menghasilkan lebih banyak bunga, sehingga melipatgandakan kapasitas pendapatan dari investasi awal. Aturan 72 Aturan 72 ini digunakan untuk mengetahui jumlah tahun yang dibutuhkan dalam menggandakan uang. Caranya dengan membagi suku suku bunga tahunan (dalam persen) dengan 72. Misalnya, jika investor menginvestasikan kembali setiap tahun dengan suku bunga 8%, maka akan melipat gandakan uang dalam waktu 9 tahun: 72/8 = 9 tahun untuk menggandakan uang Jadi, untuk mendapatkan uang yang berlipat ganda lebih sering, maka investor harus mencari suku bunga lebih tinggi. Memanfaatkan Nilai Waktu dengan Lebih Baik Caranya dengan menginvestasikan kembali jumlah pokok bersama dengan bunga yang diperoleh dari satu tahun pertama. Contohnya jika investor berinvestasi $10.000 dengan bunga 7% selama 1 tahun, maka investor akan mendapatkan $700 dari investasi $10.000. Lalu jika investor menginvestasikan kembali jumlah pokok ditambah bunga yang telah diperoleh selama tahun pertama, dan kemudian terus menginvestasikan kembali pokok asli dan seluruh bunga setiap tahun selama empat tahun berikutnya, investor akan mendapatkan $14.025. Lalu, jika investor berencana untuk pensiun dan menginvestasikan kembali uang tersebut dengan tingkat bunga yang sama selama 25 tahun berikutnya, investor akan mendapatkan pensiun sebesar $76,122 - yang jumlahnya hampir delapan kali lipat dari jumlah awal.
-Investasi Saham Biasa Saham biasa adalah bentuk kepemilikan paling dasar dalam sebuah perusahaan. Individu dan perusahaan lain membeli saham biasa suatu perusahaan dengan harapan akan meningkatkan nilainya dan memberikan pendapatan dividen. Selain itu, setiap saham biasa mempunyai hak suara atas isu-isu utama yang diajukan ke hadapan pemegang saham. Nilai saham biasanya dinyatakan dalam dua cara berbeda, yaitu sebagai nilai pasar dan nilai buku. Nilai riil suatu saham adalah nilai pasarnya, harga suatu saham saat ini di pasar saham, sedangkan nilai buku untuk satu lembar saham biasa ditentukan sebagai ekuitas perusahaan (dari neraca) dibagi dengan jumlah saham biasa yang dimiliki oleh semua pemegang saham. Ciri-ciri Investasi Saham Biasa Saham biasa termasuk investasi yang paling berisiko. Karena ketidakpastian mengenai pasar saham itu sendiri dapat dengan cepat mengubah nilai suatu saham. Namun sisi positifnya, saham biasa menawarkan potensi pertumbuhan yang tinggi; ketika kinerja perusahaan membaik (misalnya karena diperkenalkannya produk baru yang menarik), sehingga harga saham bisa meningkat tajam. Dividen Dividen adalah pembayaran kepada pemegang saham, berdasarkan per saham, dari pendapatan perusahaan. Dividen ini diputuskan oleh dewan direksi. Banyak perusahaan mendistribusikan 30% -70% keuntungannya kepada pemegang saham, hal itu yang disebut dengan blue-chip. Yaitu saham-saham yang diterbitkan oleh perusahaanperusahaan terkuat, mapan, sehat secara finansial dan dihormati, seperti Coca-Cola dan ExxonMobil. Perusahaan tersebut memberikan pendapatan tetap bagi investor melalui pembayaran dividen yang konsisten. Beberapa perusahaan yang berkembang pesat tidak membayar dividen. Karena mereka menggunakan pendapatan tunai untuk mengembangkan perusahaan di masa depan.
 -Berinvestasi untuk Memenuhi Tujuan Keuangan Reksa dana dan dana yang diperdagangkan di bursa merupakan alternatif popular selain saham karena menawarkan investasi yang menarik tanpa memerlukan modal besar. Reksa dana diciptakanoleh perusahaan investasi seperti T. Rowe Price dan Vanguard. Perusahaanperusahaan ini mengumpulkan investasi tunai dari individu dan organisasi untuk membeli saham dan obligasi. Investor sebagai pemilik sebagian dana berharap memperoleh keuntungan finansial saat meningkatnya nilai aset tersebut. 
-Alasan Berinvestasi Membuka rekening reksa dana secara online atau melalui telepon relatif mudah. Ada banyak dana yang memenuhi tujuan keuangan apa pun yang dipilih. Dana tersebut memiliki tujuan investasi yang berbeda-beda. Dana yang berbeda dirancang untuk menarik motif dan tujuan investor yang berbeda. Tiga dari tujuan yang paling umum, yaitu: 
a) Stabilitas dan Keamanan Reksadana pasar uang dan dana lain yang menjaga modal pemegang dana, serta membayar pendapatan saat ini dengan stabil. 
b) Pertumbuhan Modal Konservatif Reksadana yang menekankan pelestarian modal dan pendapatan saat ini tetapi juga mengupayakan apresiasi modal yang disebut dengan reksadana campuran. 
c) Pertumbuhan Agresif Reksadana pertumbuhan agresif mencari pertumbuhan modal jangka panjang yang maksimal. Reksadana ini dirancang untuk investor yang dapat menerima risiko kerugian yang melekat pada investasi saham biasa, tetapi juga mempunyai potensi keuntungan yang umum seiring berjalannya waktu. 
-Sebagian Besar Reksa Dana Tidak Sesuai dengan Pasar Sebagian besar reksadana yang dikelola oleh "ahli", tetapi sekitar 80% dari mereka tidak mempunyai kinerja sebaik rata-rata pengembalian pasar saham, karena biaya manajemen yang mahal dan saham-saham yang kinerjanya buruk. Hal ini mengakibatkan munculnya reksadana yang dikelola secara pasif, seperti Reksadana indeks yang berupaya menaruh kepemilikan dan kinerja indeks pasar tertentu. 2.3 Dana yang Diperdagangkan di Bursa Reksadana yang diperdagangkan di bursa (ETF) seperti Reksadana indeks adalah sekumpulan saham atau obligasi yang melacak pergerakan pasar secara keseluruhan. Namun, ETF dapat diperdagangkan seperti saham. ETF juga menawarkan tiga keunggulan. Pertama, dapat diperdagangkan sepanjang hari, biaya operasionalnya rendah, dan tidak memerlukan investasi awal yang tinggi. Kedua, meskipun banyak reksadana membebankan biaya manajemen aktif yang mahal kepada pemegang saham, ETF terikat oleh aturan yang menentukan saham apa yang akan ditanggung oleh pemegang saham. Ketiga, ETF tidak memerlukan investasi minimum, yang artinya ETF menawarkan kemudahan masuk bagi investor untuk memulai tanpa banyak uang.
 -Bisnis Perdagangan Sekuritas Saham, obligasi, dan reksadana disebut sekuritas karena mewakili klaim yang terjamin atau bernilai finansial dari pihak investor. Pasar di mana saham dan obligasi dijual disebut pasar sekuritas, tempat perusahaan memperoleh modal. Reksadana dikelola oleh profesional keuangan di perusahaan investasi yang membuat, membeli, dan menjual dana tersebut. 
-Sekuritas Primer dan Sekunder Pasar Pasar sekuritas primer adalah tempat di mana saham dan obligasi baru dibeli dan dijual oleh perusahaan dan pemerintah. Namun, sebagian besar saham baru dan beberapa obligasi dijual di pasar publik yang lebih luas. Untuk itu perusahaan penerbit harus mendapat persetujuan dari komisi sekuritas dan bursa AS (SEC), lembaga pemerintah yang mengatur pasar sekuritas AS. Meskipun struktur perusahaan telah berubah setelah keruntuhan finansial tahun 2008, mereka masih menyediakan tiga layanan perbankan investasi yang penting, yaitu memberi nasihat kepada perusahaan, menjamin dan bertanggung jawab atas sekuritas baru, serta menciptakan jaringan distribusi. Akan tetapi, sekuritas baru hanya mewakili sebagian kecil dari sekuritas yang diperdagangkan di pasar sekunder yang jauh lebih besar, seperti bursa efek New York dan melalui perdagangan online.
 -Bursa Saham Sebagian besar pembelian dan penjualan ditangani secara terorganisir oleh bursa saham. Bursa Efek adalah sebuah organisasi yang terdiri dari individu untuk menyediakan institusi pengaturan lelang di mana saham dapat dibeli dan dijual. Lantai Perdagangan Setiap bursa mengatur tempat dan waktu terjadinya perdagangan. Perbedaan terpenting antara bursa tradisional dan pasar elektronik adalah lokasi geografis aktivitas perdagangan. Pialang di bursa melakukan perdagangan tatap muka di lantai bursa (juga disebut sebagai pasar protes). Bursa Saham Utama Di antara bursa saham yang beroperasi di lantai perdagangan di Amerika Serikat, Bursa Efek New York adalah yang terbesar. Bursa Saham Global Aktivitas pasar telah bergeser seiring dengan meningkatnya nilai saham yang dicatatkan di bursa luar negeri. Pasar NASDAQ Saat ini, NASDAQ bekerja sama dengan pejabat di semakin banyak negara dalam mengganti lantai perdagangan bursa tradisional dengan jaringan elektronik seperti milik NASDAQ. Konsolidasi Internasional dan Lintas Batas Gelombang kemajuan teknologi, serta faktor regulasi dan persaingan, telah mendorong konsolidasi bursa saham dan peralihan dari lantai perdagangan fisik ke digital melintasi batas internasional. Jaringan komunikasi elektronik telah membuka pintu bagi perdagangan sepanjang waktu dan di seluruh dunia.
-Perdagangan Nonexchange: Jaringan Komunikasi Elektronik SEC mengesahkan pembuatan jaringan komunikasi elektronik (ECN) pada tahun 1998. Jaringan ini adalah sistem perdagangan elektronik yang mempertemukan pembeli dan penjual di luar bursa saham tradisional dengan secara otomatis mencocokkan pesanan beli dan jual pada harga tertentu. ECN mendapatkan popularitas yang cepat karena prosedur perusahaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 4 (MENGELOLA PERUSAHAAN BISNIS)